

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# Fungsi HLL\$1UNION
<a name="HLL_UNION"></a>

Fungsi HLL\$1UNION menggabungkan dua sketsa HLL menjadi satu sketsa terpadu. Ini menggunakan algoritma HyperLogLog (HLL) untuk menggabungkan dua sketsa menjadi satu sketsa. Kueri dapat menggunakan buffer yang dihasilkan untuk menghitung perkiraan jumlah unik sebagai bilangan bulat panjang dengan fungsi tersebut. `hll_sketch_estimate`

## Sintaks
<a name="HLL_UNION-syntax"></a>

```
HLL_UNION (( expr1, expr2 [, allowDifferentLgConfigK ] ))
```

## Pendapat
<a name="HLL_UNION-argument"></a>

 *ExPRN*   
`BINARY`Ekspresi yang memegang sketsa yang dihasilkan oleh HLL\$1SKETCH\$1AGG.

*allowDifferentLgConfigK*  
Ekspresi BOOLEAN opsional yang mengontrol apakah akan mengizinkan penggabungan dua sketsa dengan nilai LGConfigk yang berbeda. Nilai default-nya adalah `false`.

## Jenis pengembalian
<a name="HLL_UNION-return-type"></a>

Fungsi HLL\$1UNION mengembalikan buffer BINARY yang berisi HyperLogLog sketsa dihitung sebagai hasil dari menggabungkan ekspresi input. Ketika `allowDifferentLgConfigK` parameternya`true`, sketsa hasil menggunakan yang lebih kecil dari dua `lgConfigK` nilai yang disediakan.

## Contoh
<a name="HLL_UNION-examples"></a>

Contoh berikut menggunakan algoritma sketsa HyperLogLog (HLL) untuk memperkirakan jumlah nilai unik di dua kolom, `col1` dan`col2`, dalam kumpulan data.

 `hll_sketch_agg(col1)`Fungsi ini membuat sketsa HLL untuk nilai unik di kolom. `col1` 

`hll_sketch_agg(col2)`Fungsi ini membuat sketsa HLL untuk nilai unik di kolom col2. 

`hll_union(...)`Fungsi ini menggabungkan dua sketsa HLL yang dibuat dalam langkah 1 dan 2 menjadi satu sketsa HLL terpadu.

`hll_sketch_estimate(...)`Fungsi ini mengambil sketsa HLL gabungan dan memperkirakan jumlah nilai unik di keduanya `col1` dan. `col2`

`FROM VALUES`Klausa menghasilkan kumpulan data uji dengan 5 baris, yang `col1` berisi nilai 1, 1, 2, 2, dan 3, dan `col2` berisi nilai 4, 4, 5, 5, dan 6. 

Hasil dari kueri ini adalah perkiraan jumlah nilai unik di keduanya `col1` dan`col2`, yaitu 6. Algoritma sketsa HLL menyediakan cara yang efisien untuk memperkirakan jumlah elemen unik, bahkan untuk kumpulan data besar, tanpa harus menyimpan set lengkap nilai unik. Dalam contoh ini, `hll_union` fungsi ini digunakan untuk menggabungkan sketsa HLL dari dua kolom, yang memungkinkan hitungan unik diperkirakan di seluruh kumpulan data, bukan hanya untuk setiap kolom satu per satu.

```
SELECT hll_sketch_estimate(
  hll_union(
    hll_sketch_agg(col1),
    hll_sketch_agg(col2)))
  FROM VALUES
    (1, 4),
    (1, 4),
    (2, 5),
    (2, 5),
    (3, 6) AS tab(col1, col2);
  6
```

Perbedaan antara contoh berikut dan yang sebelumnya adalah bahwa parameter presisi (12 bit) tidak ditentukan dalam panggilan `hll_sketch_agg` fungsi. Dalam hal ini, presisi default 14 bit digunakan, yang dapat memberikan perkiraan yang lebih akurat untuk hitungan unik dibandingkan dengan contoh sebelumnya yang menggunakan 12 bit presisi.

```
SELECT hll_sketch_estimate(
  hll_union(
    hll_sketch_agg(col1, 14),
    hll_sketch_agg(col2, 14)))
  FROM VALUES
    (1, 4),
    (1, 4),
    (2, 5),
    (2, 5),
    (3, 6) AS tab(col1, col2);
```