

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# lag
<a name="lag-function"></a>

`lag`Fungsi menghitung nilai lag (sebelumnya) untuk ukuran berdasarkan partisi dan jenis tertentu.

`lag`didukung untuk digunakan dengan analisis berdasarkan SPICE dan kumpulan data kueri langsung.

## Sintaksis
<a name="lag-function-syntax"></a>

Tanda kurung diperlukan. Untuk melihat argumen mana yang opsional, lihat deskripsi berikut.

```
lag
(
lag
(
 measure
 ,[ sortorder_field ASC_or_DESC, ... ] 
 ,lookup_index
 ,[ partition_field, ... ] 
)] 
)
```

## Pendapat
<a name="lag-function-arguments"></a>

*mengukur*   
Ukuran yang ingin Anda dapatkan kelambatan. Ini dapat mencakup agregat, misalnya`sum({Sales Amt})`.

*urutkan bidang urutan*   
Satu atau lebih ukuran dan dimensi yang ingin Anda urutkan datanya, dipisahkan dengan koma. Anda dapat menentukan urutan pengurutan ascending (**ASC**) atau descending (**DESC**).   
Setiap bidang dalam daftar diapit \$1\$1 (kurung kurawal), jika lebih dari satu kata. Seluruh daftar terlampir dalam [] (tanda kurung siku).

*indeks pencarian*   
Indeks pencarian bisa positif atau negatif, menunjukkan baris berikut dalam urutan (positif) atau baris sebelumnya dalam jenis (negatif). Indeks pencarian bisa 1—2.147.483.647. Untuk mesin MySQL, MariaDB, dan Amazon Aurora MySQL Compatible Edition, indeks pencarian dibatasi hanya 1.

 *bidang partisi*   
(Opsional) Satu atau lebih dimensi yang ingin Anda partisi, dipisahkan dengan koma.   
Setiap bidang dalam daftar diapit \$1\$1 (kurung kurawal), jika lebih dari satu kata. Seluruh daftar terlampir dalam [] (tanda kurung siku).

## Contoh
<a name="lag-function-example"></a>

Contoh berikut menghitung sebelumnya`sum(sales)`, dipartisi oleh keadaan asal, dalam urutan pengurutan menaik pada. `cancellation_code`

```
lag
(
     sum(Sales), 
     [cancellation_code ASC], 
     1, 
     [origin_state_nm]
)
```

Contoh berikut menggunakan bidang terhitung dengan `lag` untuk menampilkan jumlah penjualan untuk baris sebelumnya di samping jumlah untuk baris saat ini, diurutkan berdasarkan. `Order Date` Bidang dalam perhitungan tabel berada di bidang sumur visual.

```
lag(
     sum({Sales}),
     [{Order Date} ASC],
     1
)
```

Tangkapan layar berikut menunjukkan hasil contoh.

![\[alt text not found\]](http://docs.aws.amazon.com/id_id/quick/latest/userguide/images/lagCalc.png)


Contoh berikut menggunakan bidang terhitung dengan `lag` untuk menampilkan jumlah penjualan untuk baris sebelumnya di samping jumlah untuk baris saat ini, diurutkan berdasarkan `Order Date` partisi oleh. `Segment`

```
lag
	(
		sum(Sales),
		[Order Date ASC],
		1, [Segment]
	)
```

Tangkapan layar berikut menunjukkan hasil contoh.

![\[alt text not found\]](http://docs.aws.amazon.com/id_id/quick/latest/userguide/images/lagCalc2.png)
