

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung pembuatan Python UDFs baru mulai Patch 198. Python yang ada UDFs akan terus berfungsi hingga 30 Juni 2026. Untuk informasi lebih lanjut, lihat [posting blog](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/). 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# SHA2 fungsi
<a name="SHA2"></a>

 SHA2 Fungsi ini menggunakan fungsi hash SHA2 kriptografi untuk mengubah string panjang variabel menjadi string karakter. String karakter adalah representasi teks dari nilai heksadesimal checksum dengan jumlah bit yang ditentukan.

## Sintaksis
<a name="SHA2-syntax"></a>

```
SHA2(string, bits)
```

## Argumen
<a name="SHA2-arguments"></a>

 *tali*   
String panjang variabel.

 *bilangan bulat*   
Jumlah bit dalam fungsi hash. Nilai yang valid adalah 0 (sama dengan 256), 224, 256, 384, dan 512.

## Jenis pengembalian
<a name="SHA2-returm-type"></a>

 SHA2 Fungsi mengembalikan string karakter yang merupakan representasi teks dari nilai heksadesimal checksum atau string kosong jika jumlah bit tidak valid. 

## Contoh
<a name="SHA2-example"></a>

Contoh berikut mengembalikan nilai 256-bit untuk kata 'Amazon Redshift': 

```
select sha2('Amazon Redshift', 256);
```