

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung pembuatan Python UDFs baru mulai Patch 198. Python yang ada UDFs akan terus berfungsi hingga 30 Juni 2026. Untuk informasi lebih lanjut, lihat [posting blog](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/). 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# ST\$1 CW IsPolygon
<a name="ST_IsPolygonCW-function"></a>

ST\$1 IsPolygon CW mengembalikan true jika proyeksi 2D dari poligon input atau multipoligon searah jarum jam. Jika geometri input adalah titik, linestring, multipoint, atau multilinestring, maka true dikembalikan. Untuk koleksi geometri, ST\$1 IsPolygon CW mengembalikan nilai true jika semua geometri dalam koleksi searah jarum jam. 

## Sintaksis
<a name="ST_IsPolygonCW-function-syntax"></a>

```
ST_IsPolygonCW(geom)
```

## Argumen
<a name="ST_IsPolygonCW-function-arguments"></a>

 *geom*   
Nilai tipe data `GEOMETRY` atau ekspresi yang mengevaluasi `GEOMETRY` tipe. 

## Jenis pengembalian
<a name="ST_IsPolygonCW-function-return"></a>

`BOOLEAN`

Jika *geom* adalah null, maka null dikembalikan. 

## Contoh
<a name="ST_IsPolygonCW-function-examples"></a>

SQL berikut memeriksa apakah poligon searah jarum jam. 

```
SELECT ST_IsPolygonCW(ST_GeomFromText('POLYGON((7 9,8 7,11 6,15 8,16 6,17 7,17 10,18 12,17 14,15 15,11 15,10 13,9 12,7 9),(9 9,10 10,11 11,11 10,10 8,9 9),(12 14,15 14,13 11,12 14))'));
```

```
 st_ispolygonccw
----------
 true
```