

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung pembuatan Python UDFs baru mulai Patch 198. Python yang ada UDFs akan terus berfungsi hingga 30 Juni 2026. Untuk informasi lebih lanjut, lihat [posting blog](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/). 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# Fungsi ARRAY\$1FLATTEN
<a name="array_flatten"></a>

Menggabungkan beberapa array ke dalam satu array tipe SUPER. Elemen dari array bagian dalam pertama muncul pertama, diikuti oleh elemen dari array dalam berikutnya. NULLs diperlakukan sebagai objek yang dikenal.

## Sintaksis
<a name="array_flatten-syntax"></a>

```
ARRAY_FLATTEN( array )
```

## Argumen
<a name="array_flatten-arguments"></a>

 *array*   
Ekspresi SUPER dari bentuk array.

## Jenis pengembalian
<a name="array_flatten-returm-type"></a>

Fungsi ARRAY\$1FLATTEN mengembalikan tipe SUPER.

## Contoh
<a name="array_flatten-example"></a>

Contoh berikut menunjukkan fungsi ARRAY\$1FLATTEN.

```
SELECT ARRAY_FLATTEN(ARRAY(ARRAY(1,2,3,4),ARRAY(5,6,7,8),ARRAY(9,10)));
     array_flatten
------------------------
 [1,2,3,4,5,6,7,8,9,10]
(1 row)
```

## Lihat juga
<a name="array_flatten-see-also"></a>
+ [Fungsi ARRAY\$1CONCAT](r_array_concat.md)
+ [Fungsi SUBARRAY](r_subarray.md)
+ [Fungsi ARRAY\$1DISTINCT](array_distinct.md)